EVENT SOLO IS SOLO

‘TERIAKAN’ PARA  ROCKERS

By Isfandiari MD

….. Apa boleh buat, SOLO fiks  jadi barometer musik rock Indonesia ! Wajar, para rockers Nusantara merindukan gigs main di Solo utamanya di event SOLO IS SOLO, koridor Gatot Soebroto (GATSU), Ngarsopuro, 3 Band kolab di satu panggung…..

Mereka menggelar STREET  MUSIC PERFORMANCE kolab 3 Band aliran keras yang menyita perhatian penggemar musik cadas. Mereka adalah JENTRE,  REBORN RYOTA  dari Jakarta dan satu lagi tuan rumah WOLFPACK. Ketiganya berbagi panggung dan tukar pengalaman dalam suasana penuh kekeluargaan.”Ajang kolaborasi seru sekaligus silaturahmi dengan penikmat musik rock,” buka Pungky Moektio , HK Production manajemen band dan NADA BUMI sebagai agregator. Mereka sinergi dengan HIMAWAN MUSIC dikomandoi Gilang Ramadhan sebagai studio manager.

“Paling dirasakan suasana hangat kekeluargaan! Tuan rumah Wolfpack menerima kami dengan hangat. Rasanya tak ada kompetisi tapi saling support dan respect,” kagum Iman Santosa drumer Jentre Band.” Beberapa moment sempat terekam, misalnya saat penonton request lagi yang mereka mau, Band yang sedang perform langsung mengabarkan jika lagu yang diinginkan akan dibawakan next  band. Vokalis masing-masing Band lontarkan pujian ke band lain simbol support. Not just competition but colaboration . Ini perlu dicontoh, suasana  seru, santai  dan cozy . Apalagi crowd juga sangat apresiatif kepada semua band.

                JENTRE didaulat perform awal sehabis check sound. Mereka membawakan lagu-lagu nostalgia era hard rock 90-an lewat BLOON ON BLOOD-nya Bon Jovi tema persaudaraan sebagai opening act. Setelah membawakan lagu hits mereka, STAGNASI dan KISAH NUSANTARA hadir katalog dari ELVIS PRESLEY dengan Houndog yang nyambung medley tembang KARMILA milik almarhum Farid Hardja. Tembang lawas karya almarhum CHRISYE juga digeber disambut joget bareng penonton. Nuansa romantis dihadirkan JENTRE  dengan BROKEN HEARTS milik WHITE LION.”Kami sangat respect dengan penonton di SOLO, apalagi saat dibawakan tembang STAGNASI yang penuh semangat optimisme dan KISAH NUSANTARA berkisah hebatnya orang tua kita dahulu menyebarkan keyakinan dengan cara lembut tanpa konflik. Kami harap lirik-lirik itu bisa menginspirasi orang untuk kuatkan toleransi sesama anak bangsa,” tambah Koko, Herdimas dan Bay Guitaro,  gitaris dan bassis JENTRE.  Magnet Jentre saat ada pada IMAN SANTOSA sang drumer. Ia menarik perhatian karena gaya bermain drum yang unik dan memiliki kelebihan khusus.”Moga  menjadi penyemangat rekan-rekan disabilitas di seluruh negri,” haru Iman saat di wawancara media lokal.

Beres JENTRE, REBORN RYOTA menggebar lewat lagu keras dari grup Rock Inggris LED ZEPPELIN, AC DC dan pastinya dua tembang andalan mereka, LEBARAN TANPA AYAH dan BINTANG JALAN RAYA. Tembang GODBLESS juga hadir dengan BIS KOTA, dibawakan apik REBORN RYOTA. Penonton tak hanya datang dari warga SOLO dan sekitarnya, di beberapa sudut hadir turis asing yang terlihat merekam saat REBORN membawakan Rock n’ Roll Zeppelin. Mereka tampak antusias merekam penampilan mereka lewat ponsel. “Awesome band,  x-traordinary singer, can achieve hight not perfectly like Plant (Robert Plant-Red)” komentar bule saat Allan, vokalis REBORN .

WOLFPACK SOLO

WOLFPACK sebagai band tuan rumah menjadi pamungkas penampilan ketiga band saat itu. Tembang yang hits milik LINKIN PARK dan band band dunia beraliran HIP METAL mereka sajikan dan membuat penonton bergerak ‘liar-terkendali’ . Kualitas vokal Ifan yang prima dan garukan gitar sound tebal membahana di venue. Bass yang menjaga ritme apik kolab dengan  sang drumer yang konstan menjaga energi band. Ditilik seksama, fansbase mereka sudah kuat di zona Solo. Lagu original mereka juga dibawakan, disambut antusias fans mereka lewat lengkingan serigala, auuuu yang jadi trademark mereka.  Catatan tak kalah penting, kualitas sound di ajang ini sangat baik, available untuk konser musik rock.

Jentre and Reborn Ryota, sarungan sambil hang out makan soto

Siang sebelum manggung, JENTRE DAN REBORN RYOTA  diboyong untuk hang out di SOLO RADIO, 92.9 FM. ngobrol santai tentang sejarah band dan dinamika musik Nasional.  Esoknya, mereka didaulat manyambangi PTPN RADIO, radio idaman warga SOLO  (99.6 FM) yang concern di musik rock dan perkembangan band INDIE di JAWA TENGAH. Kedua band menyapa warga solo dan menyiarkan dua lagu andalan mereka. JENTRE dengan STAGNASI dan REBORN RYOTA lewat tembang LEBARAN TANPA AYAH. “Sambutan sangat baik, mereka cukup apresiatif menyimak tembang karya mereka,” tambah Pungky mewakili label didampingi Ace Sugiyanto road manager.

Kita tunggu tur mereka di kota lain, let’s rocks!!!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *