DIUSIR HELL’S ANGELS…MENYEBAR KE SELURUH DUNIA
By Isfandiari MD
Kisah kelompok one percenters selalu menyimpan catatan sejarah yang kelam sekaligus menarik untuk disimak. Pada awal kemunculannya, mereka berkumpul sebagai sebuah motorcycle gang yang murni berfokus pada berbagai aktivitas kriminal di sekitar kawasan San Francisco. Eksistensi kelompok ini di dunia hitam Amerika Serikat terbilang cukup panjang. Berdasarkan catatan sejarah, salah satu faksi terbesar mereka, yaitu Gypsy Jokers Motorcycle Club (GJMC), resmi berdiri sejak bulan April 1956.
Roda Nasib Berputar: Terusir dari San Francisco
Kendati demikian, masa kejayaan mereka di San Francisco tidak bertahan lama. Di wilayah teritorial tersebut, hadir sebuah geng tandingan yang jauh lebih agresif dan mendominasi, yakni Hells Angels (HA).
Dalam buku investigasi klasik karya Hunter S. Thompson yang berjudul Hell’s Angels: The Strange and Terrible Saga of the Outlaw Motorcycle Gangs, Gypsy Jokers sempat digadang-gadang sebagai salah satu kelompok one percenters terkuat pada era tersebut. Sayangnya, dominasi itu harus runtuh setelah mereka kalah dalam perang teritorial melawan Hells Angels. Perang urat saraf dan fisik ini berujung pada pengusiran paksa keluar dari San Francisco, memaksa mereka hijrah ke Oregon dan Washington pada tahun 1967, dengan menjadikan Lincoln City sebagai basis clubhouse sementara.
Mental Baja dan Ekspansi Global
Meskipun mendapat tekanan psikologis serta fisik yang hebat, mental para life member Gypsy Jokers patut diacungi jempol. Alih-alih menciut atau membubarkan diri, mereka justru memilih untuk memperluas jangkauan sayap ke zona-zona baru di kancah internasional.
Tercatat, mereka berhasil melakukan ekspansi besar-besaran dan mendirikan babak baru di berbagai belahan dunia seperti Australia, Jerman, Norwegia, hingga Afrika Selatan. Saat ini, jaringan sindikat mereka diperkirakan memiliki sedikitnya 35 chapter aktif di seluruh dunia.
Rekam Jejak Kekerasan di Australia
Di Australia khususnya, kelompok ini tumbuh menjadi salah satu sindikat kriminal yang paling ditakuti. Bersama rival abadi mereka, geng ini kerap terlibat dalam aksi kejahatan terorganisir di wilayah Barat dan Selatan. Arsip kepolisian setempat mencatat sejumlah rekam jejak kriminal brutal, termasuk kasus pembunuhan berencana menggunakan bom mobil pada tahun 2001.
Hubungan mereka dengan aparat penegak hukum pun berada di titik nadir akibat kebencian mendalam satu sama lain. Dalam beberapa insiden, anggota mereka sempat terlibat bentrok fisik dengan polisi saat menolak memindahkan kendaraan. Puncaknya, dua life member mereka dijebloskan ke penjara pada 5 Maret 2009 akibat kasus penyerangan berat, di samping sederet dakwaan pembunuhan terhadap anggota geng saingan seperti Newboys MC yang dikenal memiliki aliansi erat dengan Hells Angels.
Aksi Kriminal di Tanah Kelahiran
Sementara itu, di negara asal mereka di Amerika Serikat, rekam jejak kejahatan Gypsy Jokers sama sekali tidak kalah meresahkan. Rangkaian pelanggaran hukum masif terus mereka lakukan dari tahun ke tahun. Mulai dari kepemilikan senjata api ilegal, peredaran narkotika jenis metamfetamin, sindikat pencurian kendaraan, hingga berbagai bentuk kekerasan jalanan.
Tanpa dipungkiri, hingga hari ini Gypsy Jokers tetap dikenang sebagai salah satu kelompok motor paling berbahaya dan agresif dalam lembaran sejarah kriminalitas modern
