By Isfandiari MD
Di penghujung dekade 60-an, tepatnya pada tahun 1969, para bikers di Amerika Serikat benar-benar dihipnotis oleh kehadiran film layar lebar bertajuk Easy Rider. Film ini mengisahkan dua tokoh outlaw bernama Wyatt (yang diperankan oleh Peter Fonda) dan Billy (diperankan oleh Dennis Hopper) yang dengan percaya diri menyelundupkan barang terlarang di dalam tangki bahan bakar motor mereka. Kisah pelarian dan kebengalan mereka terus menjadi bahan perbincangan yang tidak pernah ada habisnya hingga saat ini. Gaya hidup serta tingkah polah mereka sukses menginspirasi para outlaws sungguhan maupun mereka yang sekadar ingin tampil bergaya ala outlaw bikers.
Pesona Mesin Legendaris dan Desain Chopper Sejati
Dua tunggangan yang digunakan dalam film tersebut seketika menjelma menjadi motor impian semua kalangan. Keduanya menunggangi Panhead, salah satu varian mesin Big Twin Harley-Davidson yang sangat dihormati di samping varian Knucklehead dan Shovelhead. Saking dihormatinya mesin-mesin klasik ini, muncul sebuah ungkapan populer di kalangan bikers: “God Made Evo To Keep Yuppies From Knuc-Pan and Shov” (Tuhan menciptakan mesin Evolution agar para yuppies atau kaum borjuis menjauh dari ketiga varian mesin klasik tersebut).
Kesakralan tunggangan dalam film Easy Rider ini semakin lengkap berkat desain motor yang didaulat sebagai representasi sejati dari American Choppers. Karakteristiknya sangat khas: menggunakan sasis hardtail (rigid), sudut rake yang agak dicentang ke depan, serta pilihan setang ape hanger yang tinggi seperti milik Wyatt atau setang dragbar milik Billy. Bentukan fisik motor ini dirancang khusus untuk para outlaws sejati, jauh dari kesan garbage wagon (gerobak sampah) ataupun julukan Hog yang bertubuh gendut dan kurang lincah. Sejak saat itulah, era choppers (hasil modifikasi potong-sasis) resmi dimulai. Motor-motor keluaran pabrik aslinya yang berbobot berat dan dinilai kurang efisien berganti rupa menjadi kendaraan yang simpel, ramping, serta sangat pas untuk melibas era wild west di atas kuda besi kesayangan.
Ironi di Balik Layar: Sisi Gelap White Supremacy dan Sang Builder Asli
Namun, di balik kesuksesan besar film tersebut, tersimpan sebuah kisah ironis yang jarang diketahui publik mengenai legenda Easy Rider. Fenomena American choppers pada masa itu ternyata juga membawa pesan terselubung yang menyangkut isu white supremacy dengan jargon “America for Americans” (Amerika untuk orang kulit putih).
Ketika film ini meledak di pasaran, publik penasaran dan terus bertanya-tanya mengenai siapa sosok di balik pembuatan kustom motor-motor tersebut, terutama motor ikonik “Captain America” yang ditunggangi oleh karakter Wyatt. Selama seperempat abad, pihak Hollywood menutup rapat-rapat identitas sang builder asli. Hingga pada akhirnya, kebenaran itu terungkap ke publik bahwa perancang di balik motor-motor legendaris tersebut adalah F. ‘Ben’ Hardy, seorang warga Afro-Amerika (kulit hitam), bersama mitra kerjanya, Cliff Vaughs. Fakta pahit membuktikan bahwa nama besar mereka sengaja disembunyikan dan tidak dipublikasikan selama 25 tahun lamanya semata-mata karena alasan diskriminasi warna kulit. Sebuah kenyataan sejarah yang kelam namun sangat menarik untuk direnungkan!
