LEBARAN TENABANG 2026 RAYAKAN SILATURAHMI DAN BUDAYA BETAWI KE-9

PENTAS BUDAYA YANG X-TRAORDINARY

By Isfandiari MD

….Tanah Abang atau tenabang, bukanlah zona biasa. Disini warga asli juga pendatang nyaman ber-ane, ente tanpa batas. Warga asli tak merasa terganggu kehadiran suku lain mencari nafkah. Semuanya damai asal jangan banyak tingkah, tau adab tatakrama saling menghargai. Jangan coba langgar ini aturan, betawi asli bisa mengkelap, resikonya gede. Lu jual gue beli, begitu prinsip mereka.  Dan, semuanya sudah berjalan puluhan malah ratusan tahun. Zona  the dream land ,oase berbagai jenis manusia….

Ikatan apa yang bikin mereka kokoh? Warga disini sangat melek budaya, elemen penting merekatkan hubungan sosio-kultural dari masa ke masa. Buat warga tenabang, lestarikan nilai-nilai luhur kakak buyut, engkong mereka dahulu jadi variabel pemersatu. Tak cuma dipraktikan dalam keseharian, mereka juga keukeuh menggelar moment yang ditunggu tiap tahun, salah satunya LEBARAN TENABANG 2026, sekaligus rayakan Silaturahmi dan Budaya Betawi ke-9.

                Abang None disini sepakat menentukan tema tahun ini dengan TENABANG BERBUDAYE,  memasuki tahun ke-9, di 19 April 2026, wilayah ekslusif, Jl. KH Wahid Hasyim depan Metro Tanah Abang.  Kata panitia, inilah lebarannya orang Tenabang,  sudah mengakar dalam identitas masyarakat setempat, tak sekedar momen hari Raya tapi simbol persatuan dan kekayaan budaya Betawi yang terus dijaga lintas generasi. Sinergi antarpihak terasa apik! Support dan respect datang dari  kumpulan Sikumbang Tanah Abang dan Karang Taruna Kecamatan Tanah Abang. Gebrakan mereka didukung penuh  Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat. Ini jadi indikator nyata, komitmen bersama melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan kota. Makin afdal hadir para tokoh budaya dan pemerintahan setempat, anggota DPRD dan DPR RI. Kehadiran merka jadi bukti perhatian dan komitmen pemerintah  atas pelestarian budaya Betawi.”Terpenting adalah konsitensi! Inilah yang menjadi kunci pelerstarian budaya. Konsistensi ini jadi estafet yang diteruskan generasi penerus,” tegas Bang Buyung, ketua Umum Sikumbang Tanah Abang.

Buat gen-z, materi acara di moment ini menarik dan catchy. Mereka disuguhi hidburan musik tradisional dan modern, perlombaan unik kecepatan seset kulit kambing, talkshow budaya, atraksi silat Betawi dan seni tradisonal, kuliner khas dan banyak lagi. Vibesnya juga asyik, membuat semua warga berbaur silaturahmi saling kenal.”Lebaran ini miliki semua orang, disinilah kita saling sapa, berbagi cerita, perkuat rasa persaudaraan,” haru Fajarullah, ketua Panitia.”Momen ini menunjukkan pentingnya kebersamaan,” tambah Bang Daryanto, ketua Karang Taruna Kecamatan Tanah Abang.

                Buat kite-kite warga Betawi dan pendatang, LEBARAN TANAH ABANG  bukan sekedar riungan kemeriahan. Darisanalah termaktub pesan moral penting, betapa keberagaman menjadi modal utama keutuhan suatu bangsa.  Warga TANAH ABANG membuktikannya. Salut, support  dan respect!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *